PENCAHAYAAN ALAMI

Pencahayaan alami adalah pencahayaan yang bersumber/berasal dari lingkungan alam sekitar. Akan tetapi pencahayaan alami ini memiliki keterbatasan dikarenakan hanya bisa diperoleh pada saat tertentu saja. Pada umumnya pencahayaan alami sangat dibatasi oleh durasi waktu. Hanya alami hanya didapat pada siang hari yaitu saat matahari terbit hingga matahari terbenam. Maka setelah saat itu cahaya alami ini tidak mungkin lagi didapatkan.sumber pencahayaan alami terdiri atas 6 jenis yaitu sebagai berikut:

  1. Sinar matahari (sun light)
    Sumber cahaya alami yang berasal dari matahari sangat berlimpah kuantitasnya. Akan tetapi hanya bisa digunakan untuk kehidupan manusia yaitu pada saat terbit hingga terbenam matahari. Dengan cahaya yang sangat berlimpah tersebut kadangkala bisa membawa dampak ketidaknyamanan bagi para manusia, berupa:
    a. Radiasi panas yang sangat tinggi pada waktu pagi menjelang siang, dan terutama sekali disaat matahari tegak lurus dengan bumi.
    b. Dengan sinar cahayanya yang besar bisa membawakan perubahan pada benda – benda yang disinarinya/benda yang terkena cahaya sinar matahari.
    c. Bisa menimbulkan kesilauan pada mata manusia pada saat dan arah tertentu.
  2. Api abadi
    Yang dimaksud dengan api abdi disini suatu cahaya yang dihasilkan oleh adanya aktivitas vulkanik dari gunung berapi atau bisa dikatakan sebagai cahaya yang berasal dari perut bumi. Namun cahaya ini sangat tidak ideal untuk digunakan dalam kehidupan manusia. Sebab, cahaya tersebut hanya bisa diperoleh pada saat malam hari, intensitas cahayanya rendah, sehingga dapat membangkitkan suhu panas yang relatif tinggi. Dan bisa membahayakan keselamatan manusia.
  3. Bulan dan benda langit
    Yang dimaksud dengan bulan dan benda langit disini ialah suatu cahaya yang berasal dari langit. Contohnya; cahaya yang berasal dari bulan, bintang, meteor, komet dan lain sebagainya. Cahaya yang berasal dari bulan dan benda langit ini intensitas cahayanya amat sangat terbatas. Oleh sebab itu, sangat tidak ideal untuk digunakan dalam kehidupan manusia. Cahaya yang berasal dari bulan dan benda langit ini hanya bisa didapatkan di waktu malam hari.
  4. Binatang-binatang dan beberapa tumbuhan
    Ada beberapa binatang tertentu yang dapat menghasilkan cahaya. Contohnya, kunang-kunang, dan lain sebagainya. Pada zaman modrn ini mungkin spesies dari kunang-kunang sangat langka atau bisa dikatakan hampir tidak ada dan sangat susah untuk ditemukan. Cahaya yang berasal dari binatang dan tumbuhan ini sangat tidak cocok untuk dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. mengingat dari intensitas cahaya dari binatang dan tumbuhan itu sangat lemah dan dapat mengganggu habitat dari makhluk hidup tersebut.
  5. Zat kimia
    Ada beberapa zat kimia yang bisa menghasilkan cahaya, contohnya; zat sodium, radium dan fosfor. Namun cahaya yang berasal dari zat kimia tersebut tidak dapat sepenuhnya digunakan untuk penerangan. Dikarenakan intensitas cahayanya sangat rendah dan mengingat bahayanya zat kimia dan menimbulkan dampak-dampak yang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia.
  6. Terang langit (sky Light)
    Cahaya yang dimaksud dengan terang langit ini adalah cahaya yang bersumber dari matahari juga namun secara tidak langsung sinarnya telah dipantulkan oleh bidang langit, awan, benda langit dan sebagainya kepermukaan bumi. Cahaya yang berasal dari terang langit ini intensitasnya sangat besar dan tidak menimbulkan panas, kondisinya relatif stabil dan tidak menimbulkan silau. Sehingga sangat cocok digunakan untuk penerarang alami yang handal. Cahaya terang langit ini hanya didapatkan di waktu pagi, siang dan sore hari.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *